Pencarian

Hotspot Karhutla Barsel Melonjak dari 8 Jadi 78 Titik dalam Sehari, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 15 Hari

Kamis, 05 November 2026 • 13:01:31 WIB
Hotspot Karhutla Barsel Melonjak dari 8 Jadi 78 Titik dalam Sehari, Status Tanggap Darurat Diperpanjang 15 Hari
Petugas BPBD memantau titik panas di lahan rawan karhutla Barito Selatan.

BUNTOK — Kepala BPBD Barito Selatan Agus In' Yulius memastikan lonjakan hotspot terpantau pada Kamis (5/11/2026). Sebaran titik panas paling banyak berada di Kecamatan Dusun Hilir, disusul Dusun Selatan pada kawasan Kalahien, Pararapak, dan Madara, lalu Dusun Utara serta Jenamas.

Peningkatan tidak hanya terjadi di Barsel. Agus menyebut kondisi kebakaran di sejumlah daerah lain di Kalimantan Tengah, seperti Sampit, Palangka Raya, dan Pangkalan Bun, juga mulai naik. Beberapa wilayah bahkan dilaporkan mengalami kebakaran berskala cukup besar.

Dari 8 ke 78 Titik dalam Sehari

Angka 78 titik panas muncul setelah sebelumnya sempat turun ke 8 titik. Lompatan itu menandai bahwa penanganan karhutla di Barsel belum bisa dihentikan meski kabut asap sempat membaik dan sejumlah wilayah mulai terbebas dari titik api.

"Kita belum benar-benar mereda Karhutlanya. Masih berpotensi terjadi kebakaran lagi," ungkap Agus.

BPBD menilai kondisi lahan yang masih mudah terbakar bisa memicu kebakaran baru kapan saja. Karena itu, kewaspadaan warga dinilai sama pentingnya dengan kesiapan petugas di lapangan.

Status Tanggap Darurat Diperpanjang Paling Tidak 15 Hari

Pemerintah daerah mempertimbangkan memperpanjang status tanggap darurat setidaknya selama 15 hari ke depan. Langkah itu diambil untuk memastikan wilayah rawan kebakaran benar-benar aman sekaligus mencegah kabut asap kembali muncul.

"Melihat kondisi itu, untuk menjaga Barsel menuju bebas asap, status tanggap darurat diperpanjang paling tidak selama 15 hari. Ini untuk memastikan wilayah-wilayah rawan terbakar benar-benar sudah aman," tegas Agus.

Keputusan resmi perpanjangan masih perlu dikoordinasikan dengan sejumlah Satuan Organisasi Perangkat Daerah terkait. Agus menyatakan rapat pembahasan akan digelar secepatnya.

"Melihat kondisi ini kita pastikan status tanggap darurat diperpanjang dan rapat perpanjangan akan kita gelar dalam waktu secepatnya," pungkasnya.

Warga Diminta Tidak Membuka Lahan dengan Cara Bakar

Agus mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan, baik untuk membuka kebun maupun membersihkan lahan pertanian. Warga juga diminta segera melapor ke aparat desa, petugas BPBD, atau pihak terkait jika menemukan titik api maupun kepulan asap di sekitar permukiman dan kawasan hutan.

Imbauan itu menyusul kondisi lahan di Barsel yang masih berpotensi terbakar. Pelaporan cepat dari warga dinilai bisa mempersempit ruang gerak api sebelum membesar.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltengekspres.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks