KASONGAN — Rapat Panitia Pelaksana MTQH XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah digelar di Ruang Rapat Bupati Katingan, Kamis (5/11/2026). Wakil Bupati Katingan Firdaus memimpin rapat selaku Ketua Harian, didampingi Sekretaris Daerah Christian Rain.
Pembahasan utama menyentuh pemantapan petugas Liaison Officer (LO), sinkronisasi tugas tiap bidang kepanitiaan, dan sejumlah kebutuhan teknis yang harus rampung sebelum acara dibuka.
Kendaraan Dinas dan Pengemudi Diminta Disiagakan
Firdaus meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mendukung penyelenggaraan dengan menyediakan kendaraan dinas beserta pengemudinya. Kebutuhan transportasi selama sembilan hari kegiatan disebut harus terpenuhi sejak kafilah tiba.
Perhatian lain diarahkan ke penugasan LO. Jumlah peserta dan rombongan kafilah diperkirakan melebihi seribu orang, sehingga petugas pendamping dinilai menjadi simpul pelayanan yang paling menentukan.
"Harapan kita, seluruh kafilah yang datang dapat merasa nyaman selama berada di Kabupaten Katingan. Karena itu, setiap petugas yang diberikan tanggung jawab harus memahami tugasnya dan siap membantu apabila ada kebutuhan dari kafilah yang didampinginya," ujar Firdaus.
LO Jadi Penghubung Kafilah dengan Panitia
LO akan ditempatkan mendampingi kafilah selama berada di Katingan. Tugasnya menyampaikan informasi jadwal kegiatan, kebutuhan transportasi, konsumsi, hingga memberi keterangan soal fasilitas dan lokasi di Kasongan.
Firdaus meminta penugasan LO dilakukan proporsional dengan mempertimbangkan kemampuan dan kesiapan personel. Pelayanan ke kafilah, katanya, tidak boleh mengganggu pelaksanaan tugas utama masing-masing perangkat daerah.
Sekda Christian Rain menegaskan keberhasilan MTQH XXXIV menjadi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Menurutnya, pelayanan kepada tamu harus jadi perhatian utama karena Katingan membawa nama baik sebagai tuan rumah kegiatan tingkat provinsi.
Christian juga meminta OPD segera memastikan nama personel yang ditugaskan sebagai LO serta kesiapan kendaraan operasional yang dipinjamkan, termasuk pengemudi. Dengan begitu, pembagian tugas dan penggunaan kendaraan bisa diatur lebih awal sesuai kebutuhan masing-masing kafilah.
Air Bersih di Pemondokan Jadi Sorotan
Rapat menyoroti sejumlah aspek pendukung lain: kesiapan akomodasi, ketersediaan air bersih di pemondokan, konsumsi, kesehatan, perlengkapan, dokumentasi, penerimaan tamu dan protokoler, keamanan, serta pengaturan lalu lintas.
Ketersediaan air bersih mendapat perhatian khusus karena kebutuhan peserta selama menempati pemondokan diperkirakan cukup besar. Koordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait diminta dipastikan agar kebutuhan dasar kafilah terpenuhi.
Sekda mengingatkan seluruh panitia menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing dan tetap memperhatikan ketentuan administrasi serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran kegiatan.
13 Kabupaten/Kota Kirim Kafilah ke Kasongan
MTQH XXXIV Kalteng dijadwalkan berlangsung pada 20–28 November 2026 di Kota Kasongan. Kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah akan bersaing di cabang tilawah dan hadits.
Pemkab Katingan berharap seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti hasil rapat, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap bidang kepanitiaan memahami tanggung jawabnya. Penyelenggaraan di Kasongan diharapkan sukses dari sisi pelaksanaan maupun prestasi, sekaligus memberi pengalaman baik bagi seluruh kafilah dan tamu yang berkunjung.