Pencarian

Kabut Asap Kembali Selimuti Sampit, Jarak Pandang Turun ke 1,2 Km dan Warga Keluhkan Mata Perih

Rabu, 04 November 2026 • 15:16:02 WIB
Kabut Asap Kembali Selimuti Sampit, Jarak Pandang Turun ke 1,2 Km dan Warga Keluhkan Mata Perih
Kabut asap menyelimuti Sampit dengan jarak pandang tercatat 1,2 kilometer pada pagi hari.

SAMPIT — Pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kotim melalui Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit menunjukkan jarak pandang sempat membaik ke 1,5 kilometer pada pukul 09.00 WIB. Satu jam kemudian, angka itu kembali turun menjadi 1,4 kilometer.

Pada pukul 10.00 WIB, suhu udara tercatat 32,2 derajat Celsius dengan kelembapan 61 persen. Angin bertiup dari timur dengan kecepatan 7 kilometer per jam.

Kondisi pagi hari berbeda tipis. Pukul 08.00 WIB, jarak pandang 1,2 kilometer, suhu 29 derajat Celsius, kelembapan 71 persen, dan angin dari timur berkecepatan 6 kilometer per jam.

Warga Sebut Kabut Dua Hari Terakhir Makin Parah

Usna, warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, menyebut kabut asap cenderung memburuk sejak dua hari sebelumnya. Ia merasakan perbedaan jelas antara kondisi tipis dan tebal.

"Sepertinya dua hari belakangan makin parah, kalau kemarin hanya tipis hari ini mulai menebal, baunya menyengat dan membuat mata perih," ungkap Usna.

Keluhan serupa muncul dari warga lain di kawasan yang sama. Bau menyengat dinilai lebih mengganggu dibanding jarak pandang yang turun.

Jarak Pandang Tiga Kali Pengamatan Masih di Bawah Normal

Meski sempat naik-turun, tiga kali pengamatan BMKG tetap mencatat kabut asap di atas Sampit. Jarak pandang 1,2 hingga 1,5 kilometer berada jauh di bawah kondisi normal yang biasanya di atas 10 kilometer.

Angka itu menjadi penanda bahwa gangguan belum hilang sepanjang pagi. Pemantauan berlanjut pada jam-jam berikutnya.

Karhutla Kotim Belum Tuntas

Kabut asap kembali dirasakan warga di tengah persoalan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kotim yang belum tuntas. Asap pekat menjadi risiko kesehatan bagi kelompok rentan, terutama anak dan lansia.

Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat. Warga yang harus beraktivitas di luar disarankan memakai masker.

BMKG Kotim belum merinci proyeksi arah angin dan potensi hujan untuk beberapa hari ke depan dalam laporan pengamatan pagi tersebut.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarsampit.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks