Pencarian

Jalan Patung-Hayaping di Barito Timur Kembali Diaspal 2026, Anggaran Rp 10 Miliar Disiapkan Pemprov Kalteng

Senin, 10 Agustus 2026 • 12:22:01 WIB
Jalan Patung-Hayaping di Barito Timur Kembali Diaspal 2026, Anggaran Rp 10 Miliar Disiapkan Pemprov Kalteng
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan anggaran Rp 10 miliar untuk melanjutkan pengaspalan Jalan Patung-Hayaping di Barito Timur pada 2026.

PALANGKA RAYA — Kelancaran distribusi komoditas perkebunan di Barito Timur tahun depan bakal ditopang perbaikan infrastruktur jalan. Komisi II DPRD Kalimantan Tengah memastikan kelanjutan pengaspalan ruas Jalan Patung-Hayaping yang menghubungkan sejumlah sentra produksi di kabupaten tersebut.

Ampera AY Mebas, anggota Komisi II DPRD Kalteng, mengungkapkan bahwa anggaran senilai Rp 10 miliar telah disiapkan dalam APBD 2026 untuk pekerjaan pengaspalan tahap lanjutan. Hal ini disampaikannya di sela peringatan Hari Jadi ke-24 Barito Timur, Senin (10/8/2026).

"Untuk tahun 2026, pengaspalan Jalan Patung-Hayaping akan kembali dilanjutkan. Anggarannya sudah disiapkan sekitar Rp 10 miliar," ujarnya.

Akses Ekonomi Warga Bergantung pada Kondisi Jalan

Ampera menekankan bahwa perbaikan jalan bukan sekadar proyek fisik. Kondisi aspal yang mulus dinilai berkaitan langsung dengan biaya logistik yang ditanggung petani dan pengusaha perkebunan di wilayah Dusun Tengah dan sekitarnya.

Jalan yang rusak selama ini kerap memperlambat pengangkutan tandan buah segar kelapa sawit serta getah karet dari kebun ke tempat penampungan. Dengan akses yang lebih baik, harga jual di tingkat petani diharapkan ikut membaik karena selisih ongkos angkut bisa ditekan.

Bantuan Bibit Sawit Disambung Program Hilirisasi

Di sektor hulu, DPRD Kalteng juga menyoroti keberlanjutan program bantuan bibit kelapa sawit bagi kelompok tani. Alokasi sekitar Rp 1 miliar terus diperjuangkan agar program ini tidak berhenti pada pembagian bibit saja.

Menurut Ampera, bantuan tersebut harus diikuti dengan kepastian pasar dan pengolahan hasil. Ia mendorong pembangunan pabrik CPO mini di dekat sentra produksi agar petani tidak lagi menjual tandan buah segar dengan harga rendah ke tengkulak.

"Kita tidak ingin bantuan bibit hanya berhenti pada pembagian kepada petani. Harus ada langkah lanjutan, termasuk mendorong pembangunan pabrik CPO mini agar hasil produksi masyarakat memiliki nilai tambah," tegasnya.

Pabrik Karet di Ampah Kota Jadi Andalan Baru

Selain sawit, komoditas karet juga menjadi perhatian serius. Ampera menyatakan akan mendorong realisasi pembangunan pabrik karet di kawasan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah.

Keberadaan pabrik ini dinilai strategis, bukan hanya untuk menyerap getah karet petani Barito Timur, tetapi juga wilayah tetangga seperti Barito Utara dan Barito Selatan. Fasilitas pengolahan di dekat kebun akan memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan daya tawar petani.

"Kalau akses jalannya baik dan tersedia industri pengolahan, hasil perkebunan masyarakat bisa lebih mudah dipasarkan dan nilai ekonominya juga meningkat," pungkasnya.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediadayak.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks