Pencarian

PMSol Garap Kerja Sama Perdana dengan Perusahaan Pelayaran China, Buka Pasar Awak Kapal untuk Armada Tanker Xingtong

Rabu, 05 Agustus 2026 • 10:53:01 WIB
PMSol Garap Kerja Sama Perdana dengan Perusahaan Pelayaran China, Buka Pasar Awak Kapal untuk Armada Tanker Xingtong
PMSol menandatangani kerja sama penyediaan awak kapal Indonesia untuk armada tanker Xingtong di Xiamen, China.

KALIMANTAN TENGAH — Kerja sama ini mencakup dua hal utama: penyediaan awak kapal berkebangsaan Indonesia untuk armada tanker milik Xingtong, serta pengembangan layanan maritim terintegrasi. Ruang lingkupnya meliputi rekrutmen, seleksi, pelatihan, manajemen keselamatan, inspeksi kapal, hingga penerapan solusi digital dalam pengelolaan awak kapal.

Pintu Masuk ke Pasar Pelayaran China

Direktur PMSol Joko Pramono menyebut penandatanganan MoU di Xiamen, China, sebagai tonggak penting bagi perseroan. "Ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan mitra internasional terhadap kapabilitas PMSol dalam menghadirkan layanan maritim berstandar global," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (4/8/2026).

Langkah ini bukan sekadar ekspansi geografis. Bagi PMSol, ini adalah uji kompetensi di salah satu pasar pelayaran terbesar dunia. China menguasai pangsa signifikan dalam bisnis pengangkutan energi global, sehingga keterlibatan di rantai pasok mereka menjadi nilai strategis jangka panjang.

Dukungan Penuh dari Pertamina Group

Terwujudnya kerja sama ini tidak lepas dari peran PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pertamina International Shipping (PIS). Kedua entitas itu membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pengembangan bisnis maritim Pertamina Group di tingkat global.

Bagi pelaut Indonesia, peluang ini relevan di tengah persaingan tenaga kerja maritim Asia. PMSol akan mengelola talent pool, mengevaluasi kinerja, dan menyusun jenjang karier untuk awak kapal yang ditempatkan di armada Xingtong.

Apa Artinya bagi Industri Maritim Nasional?

Kemitraan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pemasok sumber daya manusia maritim, bukan hanya pasar bagi kapal asing. Dengan standar manajemen yang diakui mitra internasional, PMSol berpeluang menarik lebih banyak kontrak serupa dari operator pelayaran lain.

Namun, tantangan tetap ada. Persaingan dengan pelaut Filipina dan India yang lebih dulu menguasai pasar global menuntut PMSol menjaga kualitas pelatihan serta sertifikasi awak kapal. Keberhasilan kerja sama ini akan diukur dari kemampuan mempertahankan standar keselamatan dan efisiensi operasional di armada Xingtong.

Bagi Pertamina Group secara keseluruhan, langkah ini memperkuat integrasi bisnis hulu-hilir, dari pengangkutan energi hingga pengelolaan sumber daya manusia maritim yang bernilai tambah.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks