Pencarian

Stiker Rp 30 Ribu Bisa Matikan Lampu Perekaman Meta Ray-Ban, Fitur Privasi Gampang Ditembus

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 07:36:31 WIB
Stiker Rp 30 Ribu Bisa Matikan Lampu Perekaman Meta Ray-Ban, Fitur Privasi Gampang Ditembus
Stiker murah dapat menutupi lampu indikator perekaman pada kacamata pintar Meta Ray-Ban.

KALIMANTAN TENGAH — Fitur keamanan pada perangkat wearable kembali menjadi sorotan. Kali ini, kacamata pintar Meta Ray-Ban kedapatan memiliki celah yang memungkinkan penggunanya merekam video tanpa sepengetahuan orang lain. Temuan ini diungkap oleh seorang pengguna yang berhasil memanfaatkan kelemahan tersebut dengan cara yang terbilang sederhana.

Modus Mematikan Lampu Indikator

Celah tersebut terletak pada lampu LED yang berfungsi sebagai penanda bahwa kamera sedang aktif. Lampu ini seharusnya menyala setiap kali pengguna menekan tombol perekaman. Namun, seorang peneliti keamanan menemukan bahwa lampu tersebut dapat ditutup secara fisik.

Caranya dengan menempelkan selembar stiker berukuran kecil, yang jika dikonversi ke kurs Rp 16.500 per dolar AS, harganya hanya sekitar Rp 33 ribu. Stiker ini ditempelkan tepat di atas lampu LED, sehingga cahaya indikator tidak terlihat oleh orang di sekitar pemakai kacamata.

Risiko Privasi bagi Publik

Dampak dari celah ini cukup serius. Seseorang dapat merekam percakapan atau aktivitas orang lain tanpa izin di tempat umum. Meta sendiri sebelumnya mengklaim fitur lampu indikator ini sebagai salah satu lapisan keamanan utama untuk melindungi privasi publik.

Klaim tersebut menjadi dipertanyakan setelah temuan ini beredar. Meski Meta menyatakan akan terus mengevaluasi fitur keamanan produknya, belum ada pernyataan resmi mengenai langkah konkret untuk menutup celah ini. Pengguna yang khawatir akan privasi disarankan untuk lebih waspada terhadap orang yang memakai kacamata pintar di sekitar mereka.

Respons Meta atas Temuan

Juru bicara Meta belum memberikan komentar detail mengenai metode bypass yang ditemukan tersebut. Namun, perusahaan menegaskan bahwa fitur privasi tetap menjadi prioritas dalam pengembangan produk. Mereka juga mengingatkan bahwa penggunaan perangkat untuk merekam tanpa izin melanggar ketentuan layanan dan hukum yang berlaku di berbagai wilayah.

Bagi pengguna di Indonesia, temuan ini menjadi pengingat bahwa teknologi konsumen yang semakin canggih juga membawa konsekuensi baru terhadap etika dan keamanan digital. Memahami batasan fitur dan cara kerja perangkat menjadi langkah awal untuk melindungi diri di ruang publik.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks