PALANGKA RAYA — Api melalap semak belukar di Jalan Harawung, Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, dengan luas terdampak mencapai 10 hektare. Sebagian area yang terbakar masuk dalam kawasan Taman Nasional, menjadikan proses pemadaman berlangsung ekstra hati-hati.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Bukit Batu dan MPA bergerak ke lokasi menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Begitu tiba, petugas mendapati lahan yang sudah terbakar disertai kepulan asap tebal di sekitar titik hotspot.
Kapolsek Bukit Batu, Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan intensif segera setelah titik api ditemukan. Kondisi lahan yang sebagian berupa gambut menjadi perhatian utama karena api dapat menjalar di bawah permukaan tanah.
"Kami bersama unsur terkait segera melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas, terutama karena kondisi lahan yang sebagian berupa gambut," ujarnya, Selasa (11/8/2026).
Upaya pemadaman dibantu oleh MPA Tangkiling dengan memanfaatkan air dari pemukiman warga serta sumber air terdekat. Namun, keterbatasan pasokan air di lapangan sempat menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.
Berdasarkan pengecekan awal petugas, area yang terbakar didominasi semak belukar dengan ketinggian tanaman bervariasi, mulai dari nol hingga tiga meter. Kondisi ini membuat api cepat menyebar, terutama saat angin bertiup kencang.
Sebagian areal yang terbakar berada dalam wilayah Taman Nasional, sehingga petugas harus memastikan api benar-benar padam agar tidak merusak ekosistem di dalam kawasan konservasi tersebut.
Pasca pemadaman, petugas akan terus memantau lokasi untuk mengantisipasi munculnya bara yang kembali menyala. Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan meminta partisipasi aktif warga dalam pengawasan lingkungan sekitar.
"Kami akan terus memantau lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala. Warga juga kami harapkan segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api," pungkasnya.