PALANGKA RAYA — Keberangkatan kontingen Pramuka Kalimantan Tengah ke ajang nasional tahun ini membawa misi ganda: mengharumkan nama daerah sekaligus mengenalkan budaya lokal ke panggung nasional. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran secara langsung melepas 506 peserta Jamnas XII yang akan bertanding dan beraktivitas di Buperta Cibubur pada 13–20 Agustus 2026.
Pelepasan berlangsung di halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Minggu (9/8/2026). Para peserta yang tergabung dalam Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Kalteng ini merupakan hasil seleksi dari 14 Kwartir Cabang (Kwarcab) yang tersebar di seluruh provinsi.
Dalam sambutannya, Agustiar menekankan bahwa kehormatan kontingen di mata peserta lain ditentukan oleh sikap, bukan hanya oleh raihan lomba. Ia meminta seluruh anggota kontingen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai khas daerah.
"Tunjukkan karakter Pramuka Kalimantan Tengah yang santun, disiplin, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi kebersamaan dan nilai Belom Bahadat. Ingatlah, kalian membawa nama baik keluarga, sekolah, kwartir, dan Provinsi Kalimantan Tengah. Jagalah sikap, tutur kata, dan perilaku," tutur Gubernur di hadapan para peserta.
Orang nomor satu di Kalteng itu juga meminta para pramuka penggalang untuk aktif memperkenalkan budaya setempat di tengah pergaulan nasional. Menurutnya, rasa percaya diri harus berjalan beriringan dengan kerendahan hati.
"Perkenalkan budaya Kalimantan Tengah dengan percaya diri dan tetap rendah hati. Prestasi tentu membanggakan, tetapi karakter yang baik adalah kehormatan yang selalu dikenang," tegasnya.
Kontingen Kalteng tidak hanya diisi oleh Pramuka Penggalang putra dan putri, tetapi juga didampingi oleh Pimpinan Kontingen Daerah, Pimpinan Kontingen Cabang, serta pembina pendamping. Seluruh peserta telah melewati tahapan seleksi ketat di masing-masing daerah asal.
Kotawaringin Timur mengirimkan kontingen terbesar dengan 56 orang. Disusul oleh delapan Kwarcab yang masing-masing memberangkatkan 38 orang, yakni Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, Pulang Pisau, Katingan, Kotawaringin Barat, Seruyan, Lamandau, dan Sukamara. Adapun Kwarcab Palangka Raya dan Kapuas masing-masing mengirim 29 peserta, sementara Gunung Mas dan Barito Selatan memberangkatkan 20 orang.
Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, melaporkan bahwa pembiayaan keikutsertaan kontingen bersumber dari anggaran Kwarda dan Kwarcab se-Kalteng. Namun, ia menyampaikan harapan agar pemerintah provinsi memberikan perhatian lebih selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
"Kami berharap Bapak Gubernur berkenan memberikan perhatian dan dukungan tambahan kepada peserta Jamnas Kontingen Kalimantan Tengah, khususnya berupa uang saku. Perhatian tersebut akan menjadi penyemangat bagi mereka selama mengikuti Jamnas," imbuh Aisyah.
Jamnas XII sendiri merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang tingkat nasional yang dirancang sebagai wadah pembinaan karakter dan pengembangan kepemimpinan. Selain itu, ajang ini menjadi ruang pertukaran keterampilan hidup, petualangan, pengabdian masyarakat, hingga pengenalan teknologi dan budaya antaranggota Pramuka dari seluruh Indonesia.