Pencarian

Pemkab Barito Timur Kerahkan 8 Drone dan 19 Tangki Air Antisipasi Karhutla di Tamiang Layang

Rabu, 16 September 2026 • 21:52:01 WIB
Pemkab Barito Timur Kerahkan 8 Drone dan 19 Tangki Air Antisipasi Karhutla di Tamiang Layang
Pemkab Barito Timur mengerahkan delapan unit drone untuk memetakan wilayah rawan karhutla.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, mengerahkan delapan unit drone beserta operator untuk memetakan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan. Sebanyak 19 tangki air dari PDAM disiagakan bergantian agar pasokan air pemadaman tidak terputus. Bupati Bartim M Yamin menyatakan seluruh perangkat daerah diminta bergerak sesuai wilayah masing-masing.

TAMIANG LAYANG — Pemkab Barito Timur menyiapkan delapan unit drone lengkap dengan operator guna mendukung pemetaan wilayah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain itu, 19 tangki air milik PDAM dioperasikan secara bergantian untuk menjaga ketersediaan air pemadaman.

Bupati Bartim M Yamin menyampaikan hal itu di Tamiang Layang, Selasa. Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus bergerak sesuai tugas dan wilayah masing-masing.

"Peralatan berat milik Dinas PUPR seperti excavator, bulldozer, compact dan grader pun disiapkan untuk mendukung pembukaan maupun penyekatan akses serta upaya memutus jalur penyebaran api," ujarnya.

Alat Berat hingga Jonder Dikerahkan ke Titik Rawan

Dinas Pertanian Bartim menyiapkan sembilan unit jonder untuk mendukung penanganan kebakaran di lapangan. Alat berat dari Dinas PUPR juga disiagakan untuk membuka akses maupun menyekat jalur penyebaran api.

Dukungan sektor kesehatan tidak ketinggalan. Tenaga kesehatan, obat-obatan, ambulans, oksigen, dan masker telah didistribusikan ke sejumlah Puskesmas dan Pustu. Langkah ini untuk mengantisipasi dampak karhutla terhadap masyarakat.

"Semua harus bergerak sesuai tugas dan wilayah masing-masing. Prioritas utama adalah daerah yang paling banyak terdampak dan daerah yang memiliki potensi kebakaran besar," kata Yamin.

Sosialisasi Larangan Membakar Lahan Digencarkan

Di sisi pencegahan, Pemkab Barito Timur meningkatkan sosialisasi larangan pembakaran hutan dan lahan. Sosialisasi dilakukan lewat spanduk, baliho, poster, brosur, hingga media sosial.

Masyarakat juga diberi pemahaman soal konsekuensi hukum bagi pihak yang sengaja membakar lahan. Penyekatan terus dilakukan untuk memutus jalur penyebaran api agar kebakaran tidak meluas.

Pemetaan Kolaboratif Bersama BPN dan Patroli Kepolisian

Pemetaan wilayah terdampak akan dilakukan secara kolaboratif bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN). Sementara kepolisian menggelar operasi patroli untuk mencegah dan menindak aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.

Kombinasi pemetaan udara, penyekatan darat, dan patroli rutin menjadi tulang punggung strategi Bartim menghadapi musim kemarau. Warga diminta segera melapor jika melihat titik api di sekitar permukiman atau lahan garapan.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks