Andina Thresia Narang Ingatkan 230 Pelajar SMAN 1 Pangkalan Bun soal Dua Sisi Mata Pisau Teknologi

Penulis: Joko Purnomo  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 12:23:32 WIB
Andina Thresia Narang menyampaikan pesan tentang bijak memanfaatkan teknologi kepada 230 pelajar SMAN 1 Pangkalan Bun dalam agenda reses.

PANGKALAN BUN — Politisi muda NasDem itu mengingatkan bahwa teknologi memiliki dua sisi yang berlawanan. Kemajuan digital membuka ruang belajar dan berkarya yang luas, namun tanpa filter moral, dampak negatifnya bisa menggerus karakter generasi penerus.

“Teknologi ibarat dua sisi mata pisau. Bisa membawa banyak manfaat, tetapi juga berdampak negatif jika tidak digunakan dengan bijak. Karena itu, generasi muda harus pintar memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif,” ujar Andina di hadapan para siswa.

Empat Pilar Kebangsaan Jadi Benteng Generasi Muda

Andina menekankan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan sebagai filter dalam menghadapi perubahan zaman. Ia mengajak para pelajar untuk memahami dan mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan digital harus dibarengi dengan karakter yang kuat. Nilai-nilai kebangsaan menjadi landasan agar pelajar tidak mudah terombang-ambing oleh arus informasi yang tidak sehat.

Dialog Reses, Sekolah Usulkan Studio Musik

Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda reses ini tidak hanya berisi pembekalan. Andina juga membuka ruang aspirasi dari lingkungan sekolah. Pihak SMAN 1 Pangkalan Bun menyampaikan kebutuhan fasilitas penunjang bakat siswa.

Dua usulan utama mengemuka dalam dialog tersebut. Pertama, pembangunan studio musik untuk mendukung pengembangan bakat. Kedua, dukungan penyelenggaraan SMANSA Cup dalam rangka hari jadi sekolah.

Menanggapi hal itu, Andina memberikan bantuan masing-masing Rp5 juta untuk pembangunan studio musik dan pelaksanaan SMANSA Cup. “Semoga bantuan ini bisa mendukung kegiatan positif di sekolah dan menjadi penyemangat bagi teman-teman untuk terus berprestasi,” katanya.

Dukungan untuk 14 Siswa Berlaga di Jakarta

Perhatian khusus juga diberikan kepada 14 siswa yang akan mewakili sekolah dalam Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI di Jakarta. Masing-masing siswa menerima uang saku Rp500 ribu.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan persiapan para siswa dalam kompetisi tingkat nasional. Andina menilai pelajar Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

“Anak-anak muda Kalimantan Tengah punya potensi besar. Tugas kita adalah memberi ruang, dukungan, dan kesempatan agar mereka bisa terus berkembang dan berani meraih mimpi,” pungkasnya.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: partainasdem.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top