PALANGKA RAYA — Mantan Bupati Barito Timur dua periode itu menilai usia daerah yang ke-24 tahun harus menjadi momentum evaluasi arah pembangunan, bukan sekadar perayaan seremonial. Ia menekankan bahwa setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus diarahkan pada program yang menjawab kebutuhan mendesak warga.
"Program yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat perlu diprioritaskan, terutama sektor pertanian dan perkebunan. Dengan begitu, roda perekonomian masyarakat tetap bergerak dan daya beli dapat terjaga," ucapnya di Palangka Raya, Senin.
Ampera mengingatkan agar berkurangnya alokasi transfer dari pemerintah pusat tidak menyurutkan laju pembangunan di kabupaten yang berbatasan dengan Kalimantan Selatan tersebut. Ia justru mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif menggali potensi lokal.
"Kita tidak boleh lesu hanya karena anggaran dari pusat berkurang. Yang terpenting adalah mencari solusi dan memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas," pungkasnya.
Menurut Ampera, pertanian dan perkebunan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat Barito Timur. Sektor ini dinilai paling efektif menjaga stabilitas daya beli warga dibandingkan program infrastruktur yang belum tentu berdampak langsung pada pendapatan harian.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memetakan potensi unggulan di setiap kecamatan. Dengan begitu, pembangunan bisa difokuskan pada program yang benar-benar dibutuhkan, bukan berdasarkan proyek yang menguntungkan secara politik sesaat.
Ampera mengawali pernyataannya dengan ucapan selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur. Ia menyebut usia tersebut menandakan kematangan daerah dalam mengelola pemerintahan dan pembangunan.
"Saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur. Di usia yang ke-24 ini, Barito Timur sudah dapat dikatakan semakin dewasa dalam menjalankan pembangunan daerah," katanya.
Ia berharap momentum ini menjadi titik tolak penguatan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara luas, bukan hanya pada kelompok tertentu.