SC01: Mobil Sport Listrik China Bertenaga 430 HP, Bobot Ringan, Siap Mengaspal di Inggris

Penulis: Irfan Hakim  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 01:59:31 WIB
SC01, mobil sport listrik asal China dengan tenaga 430 HP dan bobot ringan, siap dipasarkan di Inggris.

KALIMANTAN TENGAH — Inggris kembali menjadi pijakan bagi pabrikan China yang melebarkan sayap ke pasar Barat. Kini giliran Small Sports Car Company (SSCC), pendatang baru dengan konsep mobil sport listrik ringkas, yang siap mengaspal di sana. Model pertamanya, SC01, dirancang dan dibangun penuh di China, tetapi diposisikan sebagai interpretasi modern dari mobil sport klasik Inggris.

Bobot Jadi Keunggulan Utama di Tengah Dominasi Crossover Listrik

Di tengah tren kendaraan listrik yang cenderung besar dan berat, SC01 tampil beda. Bobotnya diklaim hanya sekitar 3.000 pon atau 1.360 kilogram, hampir menyamai Toyota GR86. Bandingkan dengan Lotus Eletre yang mencapai 2.495 kilogram—SC01 membuktikan bahwa filosofi "ringan" masih relevan di era elektrifikasi.

Untuk menekan bobot, SSCC membekali SC01 dengan suspensi independen penuh. Terdapat lengan kontrol panjang yang tidak sama panjang di keempat sudut, plus pegas dan peredam yang dipasang di dalam (inboard). Pendekatan teknis ini kerap dipakai mobil sport kelas atas untuk menekan bobot unsprung dan meningkatkan respons handling.

Performa 430 HP dengan Harga Setara Mustang 4 Silinder

SC01 ditenagai dua motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan hampir 430 tenaga kuda. Dengan bobot ringan, akselerasi 0-60 mph (0-96 km/jam) diprediksi mampu dituntaskan di bawah tiga detik. Baterai berkapasitas 60 kWh disebut memberikan jangkauan tempuh sekitar 300 mil atau 482 kilometer.

Di pasar domestiknya, SC01 dibanderol setara US$ 34.000 atau sekitar Rp 544 juta (kurs Rp 16.000). Angka ini menempatkannya di zona harga Ford Mustang bermesin 4 silinder, namun tampilannya mengingatkan pada Lotus Evora. Kepastian harga untuk pasar Inggris belum diumumkan.

Inggris Jadi Ujung Tombak, Peluang Masuk Pasar Global Terbuka

Langkah SSCC masuk Inggris bukan tanpa alasan. Negeri Ratu Elizabeth memang tengah menjadi batu loncatan bagi pabrikan China untuk menguji pasar Eropa. Namun, mengingat segmen mobil sport yang sangat sempit, peluang SC01 hadir di Amerika Serikat dalam waktu dekat dinilai kecil—apalagi dengan beban tarif impor yang akan menggandakan harganya.

Kendati demikian, kehadiran SC01 membuktikan bahwa mobil sport kecil yang menyenangkan tidak akan punah di tengah gempuran crossover listrik. Jika China mampu memproduksi mobil dengan spesifikasi seperti ini, bukan tidak mungkin akan lahir kolaborasi ala Caterham yang tetap menjual mobil berbasis desain Lotus klasik hingga hari ini.

Reporter: Irfan Hakim
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top