Xiaomi Pastikan Mobil Listrik Masuk Indonesia, Eropa Jadi Pasar Pertama

Penulis: Joko Purnomo  •  Jumat, 18 September 2026 | 10:21:01 WIB

KALIMANTAN TENGAH — Xiaomi memastikan mobil listriknya akan masuk pasar Indonesia, meski jadwal pastinya belum ditetapkan. Kepastian itu disampaikan Country Director Xiaomi Indonesia Michael Feng dalam konferensi pers di Jakarta, usai peluncuran Redmi Note 17 series. Eropa justru bakal menjadi wilayah pertama di luar China yang kedatangan model listrik Xiaomi, tepatnya Jerman pada kuartal ketiga 2027.

Komitmen membawa kendaraan listrik ke pasar lokal disampaikan langsung oleh Country Director Xiaomi Indonesia Michael Feng. Ia baru dipercaya memegang bisnis Xiaomi di pasar Indonesia mulai September 2026, dan menjadikan ekspansi otomotif sebagai salah satu prioritas jangka panjangnya.

"Jadi untuk pertanyaan ini, 100 persen kami akan membawa produk mobil (listrik) ke pasar ini. Namun saat ini jika boleh jujur kita masih harus menunggu," kata Michael, dikutip Antara.

Michael menegaskan Indonesia menempati posisi strategis bagi Xiaomi di peta bisnis global. Meski belum ada tanggal resmi, ia memberi sinyal bahwa kehadiran mobil listrik Xiaomi di Tanah Air hanya soal waktu.

"Di Indonesia kami masih harus menunggu. Tapi saya rasa kami akan hadirkan segera karena Indonesia sangat penting bagi Xiaomi di pasar global jadi jangan khawatir," ujar Michael.

Jerman Jadi Pintu Masuk Xiaomi ke Eropa

Sebelum menyentuh pasar Indonesia, Xiaomi lebih dulu mengekspansi bisnis otomotifnya keluar dari China. Eropa ditetapkan sebagai wilayah tujuan pertama, dengan Jerman sebagai negara pembuka pada kuartal ketiga 2027.

Langkah itu ditopang kontrak yang telah disetujui bersama dealer kendaraan di Jerman. Skema ini menandai babak baru Xiaomi sebagai pemain otomotif global, bukan sekadar produsen gawai dan perangkat rumah tangga.

800 Ribu Unit Terjual di China Sebelum Skynomad

Xiaomi tercatat sudah menjual lebih dari 800 ribu unit mobil gabungan di China sebelum meluncurkan SUV terbarunya, Skynomad. Angka itu menjadi modal penting bagi pabrikan asal Beijing tersebut untuk meyakinkan pasar luar negeri.

Masuknya Xiaomi ke industri mobil listrik dimulai lewat sedan listrik SU7 yang diperkenalkan pada akhir 2023. Lini produknya kemudian bertambah dengan kehadiran SUV listrik YU7.

Skynomad Pakai Mesin Bensin sebagai Penambah Jangkauan

Skynomad meluncur di China pada Senin (7/9) dengan pendekatan berbeda dari dua model sebelumnya. Model ketiga Xiaomi ini masuk kategori extended-range electric vehicle (EREV), yakni mobil listrik yang memakai mesin bensin sebagai penambah jangkauan.

Pilihan teknologi itu memberi fleksibilitas lebih bagi pengguna yang belum sepenuhnya siap beralih ke pengisian daya penuh. Untuk pasar Indonesia, Xiaomi belum memerinci model mana yang bakal dijual lebih dulu maupun kisaran harganya.

Pengguna Indonesia yang menantikan kehadiran mobil listrik Xiaomi harus bersabar. Dengan skema ekspansi yang menempatkan Jerman sebagai prioritas pada 2027, masuknya Xiaomi ke pasar otomotif Indonesia kemungkinan baru terealisasi setelah pasar Eropa berjalan.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top