Pencarian

Kabut Asap Karhutla Cekik Palangka Raya Tiga Bulan, 86 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 05:17:31 WIB
Kabut Asap Karhutla Cekik Palangka Raya Tiga Bulan, 86 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng
Kabut asap menyelimuti Kota Palangka Raya dan mengubah pemandangan menjadi kuning pekat.

PALANGKA RAYA — Kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya membuat pemandangan sekitar berubah kuning pekat. Warga Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, Suteja, menyebut kondisi udara kian memburuk dari hari ke hari.

"Pagi dan siang hari kondisinya sangat pekat. Pemandangan berubah menguning dan udaranya sangat kotor," kata Suteja.

Hujan singkat hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berlangsung kurang dari satu jam tidak memperbaiki keadaan. Asap justru terasa lebih tebal dan menyesakkan setelah hujan reda.

Pembelajaran Jarak Jauh Hingga Ekonomi Resort yang Lesu

Sektor pendidikan di Palangka Raya terpaksa mengalihkan siswa ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk menghindari paparan asap. Suteja, yang bekerja sebagai staf pemasaran sebuah resort, merasakan langsung guncangan di sektor ekonomi.

Resort tempatnya bekerja biasanya tampil asri dengan langit biru. Kini bangunan itu tampak gersang dan gelap tertutup kabut. "Berada di luar ruangan dalam kondisi udara seperti ini bisa menyebabkan sakit kepala," ujarnya.

Warga menempuh cara ekstrem agar asap tidak masuk rumah. Ruangan ditutup rapat memakai plastik, sementara masker menjadi barang wajib bagi siapa pun yang keluar rumah.

Bandara Tjilik Riwut Ditutup, Bantuan Lewat Jalur Laut dan Darat

Penutupan Bandara Tjilik Riwut selama kurang lebih dua minggu memutus jalur distribusi bantuan. Pasokan masker N95, KN95, vitamin C, obat-obatan, hingga perlengkapan relawan pemadam kebakaran harus menempuh jalur laut dan darat.

Rute alternatif itu memakan waktu lebih lama. Kebutuhan mendesak warga terdampak asap jadi tertunda di tengah kondisi udara yang belum membaik.

Kalteng Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla

Data SiPongi Kementerian Kehutanan menunjukkan 86 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi masih tersebar di Kalimantan Tengah. Jumlah itu menempatkan Kalteng sebagai salah satu provinsi prioritas penanganan karhutla.

Pemerintah daerah perlu mencegah eskalasi kebakaran yang lebih luas. Tanpa penanganan intensif, kabut asap berpotensi bertahan lebih lama dan memperparah risiko gangguan pernapasan warga.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: malutpost.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks