PURUK CAHU — Kepala Diskop UKM dan Perindag Murung Raya Roy Chahyadi menyatakan pelatihan budi daya dan pengolahan jamur tiram digelar untuk membuka peluang usaha baru bagi UMKM setempat. Kegiatan menyasar masyarakat umum, kelompok tani, hingga pelaku UMKM lokal dengan jumlah peserta lebih dari 20 orang.
Menurut Roy, pertumbuhan UMKM di Murung Raya saat ini menunjukkan tren cukup positif, terutama pada sektor usaha mikro. Kondisi itu mendorong pemerintah daerah menghadirkan program pelatihan budi daya jamur tiram beserta teknik pengolahan produk turunannya.
Mengapa Jamur Tiram Dipilih sebagai Komoditas Utama
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Andrie Ucan Kukui menjelaskan jamur tiram dipilih karena kaya kandungan gizi sekaligus memiliki nilai ekonomi tinggi. Komoditas ini juga dinilai potensial diolah menjadi berbagai produk makanan siap saji yang digemari pasar.
"Keunggulan lain dari komoditas ini adalah kemudahan proses budi daya karena tidak memerlukan lahan yang luas. Hal ini menjadikan usaha jamur tiram sangat ideal untuk dikembangkan dalam skala rumah tangga sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga maupun usaha mandiri yang berkelanjutan," tutur Andrie.
Materi Manajemen Keuangan untuk Peserta
Selain teknik budi daya, peserta dibekali kemampuan dasar manajemen keuangan. Materi mencakup cara mengatur arus pemasukan dan pengeluaran secara efektif dalam berwirausaha.
Roy berharap pelatihan ini memberi ruang seluas-luasnya bagi para wirausahawan untuk meningkatkan produktivitas dan motivasi bisnis. Pemerintah daerah menargetkan kapasitas pelaku usaha semakin meningkat setelah mengikuti program tersebut.
Praktik Langsung dari Media Tanam hingga Panen
Peserta yang terdiri dari kelompok tani binaan dan pelaku UMKM mendapatkan bimbingan langsung dari para ahli. Mereka menerima materi teori seputar teknik dasar budi daya dan pengolahan pangan.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung mulai dari penyiapan media tanam hingga proses panen. Pendampingan teknis ini menjadi bagian dari upaya Diskop UKM dan Perindag Murung Raya mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di daerah tersebut.