Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memerintahkan tim yang bertugas di Kabupaten Seruyan melakukan evaluasi dan verifikasi ulang data penerima bantuan, Minggu, saat meninjau penyaluran bantuan bagi warga terdampak karhutla dan kekeringan. Perintah itu muncul setelah ia menilai jumlah penerima di Desa Bangkal, Seruyan Raya, tidak berimbang dengan jumlah penduduk setempat. Dalam kunjungan tersebut, sebanyak 4.200 paket bantuan pangan disalurkan ke tiga kecamatan.
SERUYAN — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menilai data penerima bantuan di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, belum menggambarkan kebutuhan warga secara utuh. Karena itu ia meminta tim lapangan mendata ulang siapa saja yang berhak menerima, bukan sekadar menambah kuota begitu saja.
Permintaan itu disampaikan langsung di lokasi penyaluran bantuan, Minggu, usai ia menerima laporan soal jumlah penerima di wilayah tersebut. Warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan maupun kekeringan menjadi sasaran utama program bantuan ini.
Jumlah Penerima Dinilai Tak Sebanding dengan Penduduk
Agustiar menyoroti perbandingan antara jumlah penduduk Desa Bangkal dan jumlah warga yang tercatat sebagai penerima bantuan. Menurutnya, selisih itu terlalu besar untuk diabaikan.
"Kalau membandingkan jumlah penduduk di sini dengan penerima bantuan, tampaknya kurang berimbang," jelasnya.
Dari penilaian itu, ia menyimpulkan jumlah penerima di wilayah setempat masih bisa dioptimalkan. Tim yang bertugas diminta bergerak cepat memperbaiki data sebelum bantuan tahap berikutnya disalurkan.
"Supaya bagi warga yang benar-benar berhak menerima bantuan tidak ada yang terlewat," tegasnya.
4.200 Paket Pangan untuk Tiga Kecamatan
Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, gubernur menemui warga di sejumlah desa dan kecamatan di Seruyan. Sebanyak 4.200 paket bantuan pangan disalurkan ke tiga kecamatan.
Rinciannya, Seruyan Raya menerima 1.000 paket ditambah 500 paket bantuan pribadi dari gubernur. Danau Seluluk mendapat 1.000 paket, sedangkan Hanau menerima 1.000 paket plus 700 paket bantuan pribadi.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter.
BLT Kartu Huma Betang Sejahtera dan Air Bersih
Selain bantuan pangan, disalurkan pula Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera sebesar Rp250 ribu per keluarga penerima manfaat. Bantuan menyasar 378 penerima di Seruyan Raya, 506 penerima di Danau Seluluk, dan 907 penerima di Hanau.
Pasokan air bersih juga didistribusikan sebanyak 10.800 liter. Seruyan Raya mendapat 2.000 liter, Danau Seluluk 4.800 liter, dan Hanau 4.000 liter.
Layanan pemeriksaan kesehatan, pembagian masker, hingga vitamin turut disediakan dalam kunjungan tersebut. Warga terdampak karhutla dan kekeringan menjadi prioritas penerima layanan ini.
Verifikasi Ulang Jadi Kunci Penyaluran Berikutnya
Perintah verifikasi ulang menempatkan akurasi data sebagai penentu apakah bantuan berikutnya akan menjangkau lebih banyak warga. Tim lapangan di Seruyan kini memegang tugas itu.
Hasil pendataan ulang akan menentukan siapa saja yang masuk daftar penerima pada tahap selanjutnya. Gubernur tidak menyebut tenggat waktu khusus untuk proses verifikasi tersebut.