Pencarian

Eset Luncurkan Layanan MDR di Indonesia, Respons Serangan 6 Menit

Jumat, 02 Oktober 2026 • 12:53:01 WIB
Eset Luncurkan Layanan MDR di Indonesia, Respons Serangan 6 Menit
Eset resmi meluncurkan layanan Managed Detection and Response (MDR) di Indonesia melalui distributor eksklusif PT Prosperita Mitra Indonesia.

KALIMANTAN TENGAH — Eset resmi menghadirkan layanan Managed Detection and Response (MDR) di Indonesia melalui distributor eksklusif PT Prosperita Mitra Indonesia. Solusi ini menawarkan waktu respons rata-rata (Mean Time to Respond/MTTR) hanya 6 menit, jauh lebih cepat dibanding rata-rata industri yang butuh 24 hari untuk mendeteksi peretasan. Langkah ini menyasar korporasi dan UKM yang ingin proteksi siber aktif 24/7 tanpa harus membangun Security Operations Center internal.

Ancaman siber di Indonesia tercatat mencapai 16 serangan per detik berdasarkan data AwanPintar.id. Tekanan itu diperparah oleh regulasi yang makin ketat, seperti UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS). Di tengah kondisi tersebut, banyak tim IT perusahaan kewalahan menangani analisis ancaman secara manual, terutama di luar jam operasional.

Respons 6 Menit vs Rata-Rata Industri 24 Hari

Eset MDR bekerja berbeda dari solusi konvensional yang hanya memberikan peringatan (alert). Layanan ini memantau, mendeteksi, dan mengisolasi ancaman siber secara otomatis tanpa membebani tim IT internal perusahaan.

Kecepatan respons 6 menit menjadi pembeda utama. Sebagai perbandingan, studi Verizon 2025 menemukan rata-rata organisasi membutuhkan waktu hingga 24 hari hanya untuk menyadari terjadinya peretasan. Selisih itu menunjukkan betapa besar celah yang bisa dieksploitasi penyerang pada sistem yang mengandalkan deteksi manual.

Kombinasi AI dan Threat Hunter Global

CTO Prosperita Group, Yudhi Kukuh, menjelaskan bahwa kombinasi kecerdasan buatan (AI) dan jaringan pakar keamanan global menjadi kunci kecepatan mitigasi Eset MDR.

"Ancaman siber hari ini bergerak dalam hitungan detik, sementara banyak tim IT terjebak dalam rutinitas analisis manual yang melelahkan di luar jam operasional. Eset MDR, dengan support penuh PT Prosperita Mitra Indonesia, mengombinasikan otomatisasi AI dan analisis pakar global untuk memangkas waktu respons hingga 6 menit saja, sebuah kecepatan krusial untuk menghentikan serangan sebelum berdampak fatal pada bisnis," ujar Yudhi Kukuh dalam keterangan yang diterima detikINET.

Layanan ini didukung lebih dari 100 threat hunter profesional global. Eset MDR juga telah mengantongi sertifikasi SOC 2 Type 2 dan dilengkapi fitur patch management otomatis untuk meminimalkan eksploitasi celah keamanan.

Dua Skema Langganan Sesuai Skala Organisasi

Eset menyediakan dua tingkatan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan ukuran organisasi.

Eset Protect MDR ditujukan bagi sektor UKM yang membutuhkan proteksi endpoint, email, aplikasi cloud, serta pengawasan dan patching kerentanan otomatis.

Eset Protect MDR Ultimate menyasar skala enterprise dengan kebutuhan proteksi proaktif tingkat lanjut. Paket ini mencakup customized threat hunting, investigasi forensik digital jarak jauh, serta ekosistem XDR melalui Eset Inspect.

Compliance Tanpa Harus Bangun SOC Sendiri

Yudhi menegaskan bahwa Eset siap mendampingi berbagai organisasi di Indonesia agar tidak sekadar patuh regulasi (compliance), tetapi juga memiliki ketahanan siber yang nyata. Model layanan terkelola ini memungkinkan perusahaan mendapatkan proteksi setara SOC tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membangun dan mengoperasikan tim keamanan internal sendiri.

Bagi pelaku bisnis digital dan investor, kehadiran pemain global seperti Eset lewat model distribusi eksklusif menandakan segmen managed security services di Indonesia mulai matang. Permintaan diperkirakan naik seiring kewajiban kepatuhan UU PDP yang mulai ditegakkan dan pembahasan RUU KKS yang terus bergulir di legislatif.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks