Pencarian

Komisi IV DPRD Kalteng Tinjau Jalan Cempaka Mulia-Kampung Melayu, Tiga Desa Titipkan Usulan Box Culvert dan Pengaspalan

Kamis, 01 Oktober 2026 • 17:08:31 WIB
Komisi IV DPRD Kalteng Tinjau Jalan Cempaka Mulia-Kampung Melayu, Tiga Desa Titipkan Usulan Box Culvert dan Pengaspalan
Rombongan Komisi IV DPRD Kalteng meninjau ruas Jalan Cempaka Mulia-Kampung Melayu di Kotawaringin Timur.

Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah meninjau langsung ruas Jalan Cempaka Mulia-Kampung Melayu di Kabupaten Kotawaringin Timur yang menghubungkan Kotim dengan Katingan. Dalam kunjungan itu, tiga kepala desa menyerahkan surat usulan agar pembangunan box culvert serta peningkatan dan pengaspalan jalan dilanjutkan. Aspirasi tersebut akan dibawa Komisi IV dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah.

SAMPIT — Kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalteng HM Rusdi Gozali, didampingi Sekretaris Komisi IV HM Sirajul Rahman dan anggota Komisi IV Abdul Hafid. Rombongan turut didampingi Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalteng Candra P. Asmara serta Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBKPRKP Kotim Nur Aina bersama jajaran teknis.

Hadir pula Sekretaris Kecamatan Seranau Dedy Agus Wibowo dan tiga kepala desa setempat, yakni Kepala Desa Terantang Hilir Abdul Muhid, Kepala Desa Batuah Sudarno, dan Kepala Desa Terantang Aswadi Syukur. Peningkatan ruas jalan provinsi tersebut kini kembali dilanjutkan melalui pembiayaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Aspirasi Tiga Desa Diserahkan Langsung ke Rombongan

Para kepala desa menyerahkan surat usulan secara tertulis kepada Komisi IV. Mereka berharap penanganan ruas Cempaka Mulia-Kampung Melayu diteruskan, terutama pembangunan box culvert serta peningkatan dan pengaspalan jalan.

Rusdi Gozali menyatakan aspirasi pemerintah desa akan menjadi perhatian Komisi IV untuk dibawa dalam pembahasan bersama pemerintah daerah dan perangkat daerah terkait.

"Kami sudah melihat langsung kondisi dan perkembangan pekerjaan di lapangan. Tadi juga ada surat usulan yang disampaikan kepala desa. Tentunya aspirasi masyarakat ini akan kami bawa dan perjuangkan, terutama terkait kelanjutan box culvert dan peningkatan jalan yang masih dibutuhkan masyarakat," kata Rusdi Gozali di Sampit.

Penanganan Diminta Berjalan Sesuai Skala Prioritas

Menurut Rusdi, penanganan ruas tersebut perlu dilakukan berkelanjutan dengan mempertimbangkan kondisi teknis dan kemampuan anggaran daerah. Pembangunan yang sudah dilaksanakan diharapkan diteruskan agar konektivitas antardesa semakin baik.

"Yang sudah dibangun tentu kita harapkan tidak berhenti sampai di sini. Penanganannya perlu berkelanjutan dan dilakukan berdasarkan skala prioritas. Kami ingin pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Abdul Hafid menambahkan kunjungan lapangan penting agar DPRD tidak hanya mengetahui perkembangan pembangunan dari laporan. Menurutnya, para kepala desa sudah menyampaikan usulan tertulis yang menjadi bahan bagi dewan.

"Kami datang bukan hanya melihat hasil pekerjaan, tetapi juga mendengar langsung apa yang masih dibutuhkan masyarakat. Para kepala desa sudah menyampaikan usulan secara tertulis. Ini menjadi bahan penting bagi kami untuk memperjuangkan kelanjutan pembangunan ruas Cempaka Mulia-Kampung Melayu," ujar Hafid.

Sinergi Lintas Instansi Jadi Kunci Penanganan Berikutnya

Hafid menilai ruas jalan tersebut berperan penting bagi mobilitas warga, konektivitas antardesa, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Pembangunan yang telah dimulai perlu dijaga kesinambungannya.

"Harapan kami pembangunan jangan sampai terputus. Apa yang sudah dikerjakan perlu dilanjutkan secara bertahap sesuai prioritas dan kemampuan anggaran. Box culvert yang masih dibutuhkan dan pengaspalan jalan tentu menjadi bagian dari aspirasi masyarakat yang akan kami perjuangkan," tegas Hafid.

Ia menambahkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa menjadi penting. Tujuannya agar penanganan berikutnya diarahkan pada titik yang paling membutuhkan.

Komisi IV berharap hasil kunjungan lapangan dan aspirasi pemerintah desa dapat menjadi bahan dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan berikutnya.

"Dengan penanganan yang berkelanjutan, ruas Cempaka Mulia-Kampung Melayu diharapkan semakin mantap dan mampu menunjang aktivitas serta perekonomian masyarakat setempat," demikian Hafid.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks