Pencarian

Pemprov Kalteng Salurkan 3,8 Juta Liter Air Bersih ke 11 Kabupaten Selama Kemarau

Selasa, 29 September 2026 • 09:29:31 WIB
Pemprov Kalteng Salurkan 3,8 Juta Liter Air Bersih ke 11 Kabupaten Selama Kemarau
Warga menerima pasokan air bersih dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di wilayah terdampak kemarau.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan lebih dari 3,8 juta liter air bersih secara kumulatif ke berbagai kabupaten dan kota selama kemarau berlangsung. Penyaluran tahap terbaru pada 25 September 2026 mencapai 185.100 liter yang menyasar warga di 11 kabupaten. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menyatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara karena distribusi terus berjalan di sejumlah daerah terdampak.

PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pihaknya bersama instansi terkait terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Penyaluran air bersih diatur secara bertahap berdasarkan kebutuhan wilayah yang paling terdampak kekeringan.

Data yang dihimpun Pemprov Kalteng menunjukkan penyaluran air bersih masih terus dilakukan di sejumlah daerah. Pembaruan angka dilakukan berkala mengikuti pelaksanaan distribusi dan laporan dari masing-masing wilayah.

11 Kabupaten Jadi Sasaran Distribusi Air Bersih

Pada penyaluran 25 September lalu, sebanyak 185.100 liter air bersih disalurkan ke warga yang tersebar di 11 kabupaten. Wilayah penerima meliputi Barito Timur, Barito Utara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Katingan, Lamandau, Sukamara, Gunung Mas, Murung Raya, dan Kapuas.

Bantuan diterima banyak kepala keluarga di berbagai desa dan kelurahan. Distribusi menyasar permukiman yang mengalami kesulitan akses air bersih akibat kemarau panjang.

Bantuan Pangan hingga Masker untuk Warga Terdampak Karhutla

Selain air bersih, Pemprov Kalteng menyalurkan bantuan pangan bagi warga terdampak kebakaran hutan dan lahan. Bantuan tambahan mencakup masker dan vitamin untuk melindungi kesehatan warga di wilayah yang terpapar asap.

Penanganan karhutla juga terus dilakukan di sejumlah titik. Pemerintah provinsi menyatakan distribusi bantuan air bersih merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat.

"Pemerintah provinsi bersama instansi dan pihak terkait terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta mengatur penyaluran air bersih secara bertahap berdasarkan kebutuhan di wilayah yang terdampak," kata Agustiar di Palangka Raya.

Data Masih Sementara, Distribusi Berlanjut

Agustiar menegaskan angka 3,8 juta liter bersifat sementara. Penyaluran air bersih masih berlangsung di sejumlah daerah yang belum sepenuhnya terlayani.

"Pembaruan data dilakukan berkala mengikuti pelaksanaan penyaluran dan laporan yang diterima dari masing-masing wilayah," ujar Agustiar.

Pendistribusian air bersih menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Tengah membuat akses air bersih semakin sulit bagi warga di daerah terpencil.

Follow www.monitorkalteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks