KALIMANTAN TENGAH — Stacy Keibler meninggalkan ring WWE pada 2006 setelah kontraknya berakhir, dan dua dekade berselang mantan pegulat cantik asal Amerika Serikat itu menjalani hidup jauh dari dunia gulat profesional. Kini kesehariannya terisi oleh bisnis, kebugaran, dan keluarga, meninggalkan jejak karier tujuh tahun yang membesarkan namanya di era Attitude Era.
Keputusan tidak memperpanjang kontrak pada 2006 diambil Keibler karena ingin mengejar karier di Hollywood dan industri hiburan arus utama. Panggung WWE ditinggalkan bukan karena cedera atau konflik, melainkan pilihan sadar untuk membuka babak hidup yang sama sekali berbeda.
Perjalanan Keibler di dunia gulat dimulai pada 1999. Ketika itu dia bergabung dengan kelompok Nitro Girls di World Championship Wrestling (WCW), sebelum akhirnya tampil sebagai manajer atau valet dengan karakter Miss Hancock.
Nama Keibler melambung setelah World Wrestling Federation (WWF) mengakuisisi WCW pada 2001. Sejak momen itu dia menjadi salah satu figur populer di era Attitude Era dan Divas, mendampingi sejumlah pegulat ternama seperti Test, Scott Steiner, dan kelompok Dudley Boyz.
Postur tubuh dan kaki jenjang membuat Keibler mendapat julukan The Legs of WCW dan The Legs of WWE. Popularitas itu bukan sekadar soal penampilan, sebab persaingannya dengan Torrie Wilson turut menjadi salah satu cerita yang menyita perhatian penggemar gulat profesional.
Selama tujuh tahun berkarier di WCW dan WWF/WWE, Keibler tercatat sebagai salah satu sosok yang paling mudah dikenali di luar ring. Perannya sebagai valet memberi warna tersendiri di masa transisi industri gulat Amerika.
Dua dekade setelah pensiun, Keibler tidak lagi muncul di panggung gulat. Bisnis, kebugaran, dan keluarga menjadi tiga pilar kehidupannya sekarang, jauh dari sorotan kamera WWE yang dulu rutin menyorotnya setiap pekan.
Jejak kariernya tetap dikenang penggemar, terutama mereka yang tumbuh besar menonton Attitude Era. Dari Nitro Girls hingga julukan The Legs of WWE, perjalanan Keibler menjadi salah satu kisah khas pegulat yang memilih meninggalkan ring demi panggung lain di industri hiburan.