DPRD Kalteng Dukung Rekening Khusus Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Lokal Lebih Penting

Penulis: Hendra Wijaya  •  Senin, 28 September 2026 | 07:47:02 WIB
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono, menyambut baik wacana rekening khusus penerima bansos.

PALANGKA RAYA — Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, menyambut baik wacana pemerintah pusat membuka rekening khusus bagi penerima bantuan sosial. Menurutnya, kebijakan itu bisa memastikan bansos tersalurkan lebih transparan dan tepat sasaran. Namun ia memberikan catatan soal penunjukan lembaga perbankan serta keberlanjutan dampak ekonominya bagi masyarakat Kalteng.

Bank Kalteng Dinilai Lebih Layak, tapi Keputusan Ada di Pusat

Purdiono menyebut Provinsi Kalimantan Tengah sebenarnya memiliki Badan Usaha Milik Daerah di sektor perbankan, yakni Bank Kalteng. Meski demikian, ia memahami regulasi dan keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat karena alokasi anggaran bersumber dari APBN.

"Kalau untuk wilayah Kalteng sebenarnya kita memiliki BUMD sendiri, yakni Bank Kalteng. Namun karena sumber dananya berasal dari pemerintah pusat, tentu mekanisme dan penunjukannya menjadi kewenangan pusat," ujar Purdiono, Sabtu (26/9/2026).

Ia menegaskan lembaga perbankan mana pun yang ditunjuk bukan isu utama yang harus diperdebatkan. Fokus seharusnya terletak pada efektivitas dan dampak jangka panjang kebijakan tersebut.

"Yang lebih penting adalah bagaimana kebijakan itu dapat memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat, bukan hanya sebatas menyalurkan bantuan," tegasnya.

Bansos Konsumtif Dinilai Tak Selesaikan Akar Kemiskinan

Purdiono menyoroti program bansos yang bersifat konsumtif dan sementara tidak cukup menyelesaikan akar masalah kemiskinan. Menurutnya, skema bantuan sosial harus dibarengi strategi pemberdayaan ekonomi lokal agar uang yang beredar di daerah makin tinggi.

Ia merumuskan tiga fokus kebijakan strategis yang perlu ditempuh pemerintah:

  • Penciptaan lapangan kerja baru bagi tenaga kerja lokal.
  • Peningkatan pendapatan melalui pengembangan UMKM dan kewirausahaan daerah.
  • Penguatan daya beli agar masyarakat mampu memenuhi kebutuhan pokok dan pendidikan anak secara mandiri.

"Harapan kita, ekonomi masyarakat bisa diberdayakan. Uang yang beredar di daerah semakin banyak sehingga roda perekonomian juga bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas," tuturnya.

Dorong CSR dan Hilirisasi Sumber Daya Alam

Selain peningkatan daya beli, politisi DPRD Kalteng itu mendorong potensi kekayaan sumber daya alam di Bumi Tambun Bungai memberi kontribusi nyata bagi warga setempat. Ia meminta pemerintah mengoptimalkan tiga sektor utama.

  • Penyaluran dana Corporate Social Responsibility perusahaan yang lebih tersasar dan transparan.
  • Hilirisasi industri dengan pengolahan bahan mentah di dalam daerah untuk membuka lapangan kerja.
  • Peningkatan nilai tambah agar hasil produksi lokal memiliki nilai jual lebih tinggi.

"Potensi sumber daya alam yang ada harus bisa memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah," kata Purdiono.

Geografis Kalteng Diminta Jadi Pertimbangan Kebijakan Pusat

Purdiono berharap pemerintah pusat memperhitungkan kondisi geografis Kalimantan Tengah yang sangat luas dengan tantangan infrastruktur besar dalam merancang setiap kebijakan nasional.

"Kita mendukung langkah pemerintah yang berpihak kepada masyarakat melalui pembukaan rekening penerima bantuan. Namun yang lebih penting, masyarakat juga harus diberdayakan agar mampu mandiri dan sejahtera," pungkasnya.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: 1tulah.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top